Kursus Renang Bandung | Bandung International Swimming School

Kursus Renang Bandung International Swimming School menyelenggarakan kursus, les, konsultasi, peralatan, dan pelatihan renang

Pengaturan Nafas dalam Tahap 2 Teknis Belajar Renang (Pengenalan Air)


latihan pengaturan nafas dalam renang
Kursus Renang Bandung-- Kendala yang ada ketika kepala seseorang berada di bawah permukaan air adalah tidak dapat melakukan pengaturan nafas dikarenakan ada tekanan ke atas dari air kolam itu sendiri yang akan menyebabkan air masuk ke hidung atau ke mulut. Untuk itu penting mengetahui Pengaturan Nafas dalam Teknis Belajara Renang Ada dua pembelajaran teknik untuk belajar pengaturan nafas, yang pertama dilakukan di udara dan yang kedua di dalam air.

a)      Pengecekan pengaturan nafas di udara.
Pelatih sebaiknya menginstruksikan atau memberitahu kepada siswa untuk memperhatikan gerakan pelatih. Pelatih kemudian mencontohkan atau memvisualisasikan teknik pengaturan nafas di udara secara betul.
Dalam memulai pengaturan nafas di dalam air sebaiknya dilakukan di udara terlebih dahulu dengan melalui pengecekan sebagai berikut: Sebelum meniup cermin (telapak tangan pelatih) atau meniup lilin (telunjuk tangan pelatih) sebaiknya seseorang yang dilatih diintruksikan atau disuruh untuk mengambil nafas sebanyak mungkin dari mulut dan pelatih mengecek pengambilan dan pengeluaran nafas dari mulut member/atlet/siswa (1) meniup cermin (telapak tangan pelatih) untuk merasakan hembusan nafas ke telapak tangan pelatih, (2) meniup lilin (telunjuk pelatih yang menyerupai lilin) dibarengi nyanyian ulang tahun. Apabila terjadi kesalahan pengaturan nafas segeralah perbaiki dan dicoba lagi sampai mahir.
b)      Pengaturan nafas di permukaan atau di dalam air.
Apabila pengaturan nafas di udara sudah baik maka pembelajaran pengaturan nafas di dalam air sebaiknya dilakukan, dengan cara mengambil nafas sebanyak mungkin dari mulut kemudian melakukan tiupan di air dari mulut dengan metode pembelajaran sebagai berikut: meniup air/sulap buat balon yang besar dan banyak dibarengi dengan nyanyian balonku ada lima oleh pelatih atau temannya yang tidak melakukan tiupan air, dengan langkah-langkah sebagai berikut: mengambil nafas kemudian (1) meniup air sedikit-sedikit sehingga air  menutupi mulut, (2) meniup air sehingga air menutupi hidung, (3) meniup air sehingga air sampai menutupi mata, (4) meniup air sehingga air sampai menyentuh rambut, (5) meniup air sehingga air sampai menutupi seluruh kepala, (6) meniup air sambil seluruh kepala masuk ke air dan tangan kanan menyentuh ke tembok dasar kolam, (7) meniup air sambil seluruh kepala masuk ke air dan tangan kiri menyentuh ke tembok dasar kolam, dan (8) meniup air sambil seluruh kepala masuk ke air dan kedua tangan menyentuh ke tembok dasar kolam. Apabila dalam pengaturan nafas (mengambil nafas dari mulut dan meniup nafas dari mulut) sudah lancer atau air tidak masuk kemulut dan ke hidung siswa maka pengatuan nafas (mengambil nafas dari mulut dan mengeluarkan nafas dari hidung) sebaiknya dilakukan inilah pengaturan nafas sebenarnya dalam renang. Selanjutkan akan ada istilah intuksi kunci yaitu: sebelum melakukan gerakan seperti pengaturan nafas di dalam air, mengapung, dan meluncur under water maupun meluncur sebelum melakukan teknik dasar gerakan dinamis gaya apapun harus mengambil nafas dulu dari mulut sebanyak mungkin.
Pelatih mengingatkan member untuk merasakan “tubuh akan mengapung apabila kita berani, melemaskan tubuh, dan sedikit lama di dalam air.” Kunci teknik mengatur nafas ambil nafas sebanyak-banyaknya tetapi jangan menghembuskan atau meniup nafas sampai habis. Maka dari itu, pelatih perlu menginstuksikan/menyuruh siswa dengan sistematis hitungan dari yang mudah ke yang sukar atau dari angka yang kecil sampai yang besar dengan memakai variasi hitungan. Yang dimaksud memakai variasi hitungan adalah ketika pelatih menyuruh siswa melakukan pengaturan nafas dengan hitungan banyak maka hitungannya dipercepat, namun ketika pelatih menyuruh siswa melakukan pengaturan nafas dengan hitungan sedikit maka hitungannya sedikit diperlambat.
Apabila pembelajaran pengaturan nafas sudah baik dan siswa merasakan kenyamanannya mengatur nafas di air atau tidak ada air yang masuk ke dalam hidung atau mulut maka siswa dianjurkan untuk melakukan pembelajaran mengapung. (untuk lebih memahami baca juga: Pengenalan Air Dalam Tahapan Belajar)

Pengaturan Nafas dalam Tahap 2 Teknis Belajar Renang (Pengenalan Air) Pengaturan Nafas dalam Tahap 2 Teknis Belajar Renang (Pengenalan Air) Reviewed by Bandung International Swimming School on 06.03 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.