Header Ads

Manfaat Renang Bagi Lansia (Usia > 60 tahun)



 Manfaat Renang
  • Renang dapat berfungsi sebagai hydrotherapy, yang dapat membantu mengatasi berbagai gangguan seperti hipokinesia (kurang gerak), muskuloskeletal, penyakit dalam, dan masalah psikis.
  • Renang meskipun sifatnya aerobic (geraknya dinamis untuk waktu yang cukup lama) tetapi aman bagi lansia yang rawan mengalami cedera akibat persendian dan cedera pada tulang.
  • Secara psikis memberikan rasa nyaman kepada lansia, berada didalam air memberikan efek rileks. (Ermawan Susanto, 2010)
Sedangkan menurut Daniel Landers (dalam Muhammad Tamyiz, 2008: 6-7), profesor pendidikan olahraga dari Arizona State University mengungkapkan empat manfaat olahraga renang:
1. Meningkatkan kemampuan otak
Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga renang bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Hasil penelitian yang telah dipublikasikan Proceeding on the National Academy of Science menyebutkan bahwa manfaat olahraga renang secara benar dan teratur bisa memacu pertumbuhan neuron yang telah rusak. 

2. Mengurangi stress
Olahraga dapat mengurangi kegelisahan, bahkan lebih jauh lagi dapat membantu mengendalikan amarah. Latihan aerobik pada latihan renang dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat tubuh lebih cepat mengatasi stress. Aktivitas seperti berenang merupakan cara terbaik mengurangi stress

3. Menaikkan daya tahan tubuh
Senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon, seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Para peneliti di Duke University menemukan bahwa 60 % orang depresi yang melakukan olahraga selama empat bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan setiap latihan selama 30 menit bisa mengatasi gejala ini tanpa obat.
Hal-hal di atas perlu diperhatikan agar mendapatkan manfaat dari latihan renang secara maksimal.
Tahapan latihan adalah rangkaian proses dalam setiap latihan, meliputi pemanasan, Kondisioning, dan Penenangan. Tahapan ini dikerjakan secara berurutan:
a. Pemanasan Pemanasan dilakukan sebelum latihan.
Bertujuan menyiapkan fungsi organ tubuh agar mampu menerima pembebanan yang lebih berat pada saat latihan sebenarnya. Penanda bahwa tubuh siap menerima pembebanan antara lain detak jantung telah mencapai 60 % detak jantung maksimal, suhu tubuh naik 1-2 derajat Celsius, dan badan berkeringat. Pemanasan yang dilakukan dengan benar akan mengurangi terjadinya cidera atau kelelahan. (Djoko Pekik Irianto, 2004: 14)

b. Kondisioning
Setelah pemanasan cukup diteruskan tahap kondisioning, yakni melakukan berbagai rangkaian gerak dengan model latihan yang sesuai dengan tujuan program latihan, misalnya jogging untuk meningkatkan daya tahan paru dan jantung atau untuk pembakaran lemak tubuh, latihan stretching untuk meningkatkan kelentukan persendian dan latihan beban untuk kekuatan dan daya tahan otot. Latihan ini kurang lebih berlangsung antara 20 menit sampai 30 menit, atau disesuaikan dengan tujuan latihan yang dilakukan. Karena latihan ini merupakan latihan kebugaran jasmani sebaiknya berisikan salah satu komponen kebugaran jasmani.

c. Jenis Olah-raga Air Yang dapat dilaksanakan oleh Lansia
Berikut ini disajikan bentuk-bentuk latihan air yang bisa dilakukan :
  • Jalan di air atau water jogging yaitu dengan menggunakan beberapa langkah dan gerakan lengan di dalam air.
  • Aerobik air yaitu gerakan ritmik seluruh badan selama 20 menit atau lebih di tempat dangkal atau dalam air. Tujuannya adalah untuk daya tahan jantung paru.
  •  Latihan penguatan air yaitu gerakan atas dan bawah badan dengan menggunakan ketahanan air dan atau perlengkapan untuk memperkuat dan membentuk otot.
  • Latihan kelenturan yaitu gerakan yang luas dengan menggunakan seluruh gerakan dan rentangan badan yang penuh.
  • Terapi air dan rehabilitasi adalah prosedur di air yang diterapkan untuk tujuan kesehatan tertentu.
  • Yoga air dan relaksasi yaitu gerakan mengapung yang mudah dengan air sebagai media relaksasi.
  • Latihan di air yang dalam merupakan gerakan-gerakan di air yang dilakukan dimana kaki tidak menyentuh dasar kolam. Jaket pengapung sebaiknya digunakan.
  • Jogging atau berlari di air yang dalam simulasi jogging di daratan dan berlari di kolam dangkal digunakan dengan berulang-ulang. 
  •  Latihan dinding menggunakan dinding kolam renang untuk mendukung perlindungan berbagai bagian badan.
  • Stretching adalah gerakan pelan khusus yang digunakan setelah pemanasan dan pada akhir latihan untuk mengulur otot-otot badan yang telah bekerja keras dan menolong dari cedera.
  • Renang berjarak ialah berenang dengan memilih berbagai gaya renang yang ada dengan berbagai macam teknik merupakan salah satu pilihan kebugaran.

d. Penenangan
Penenangan merupakan periode yang sangat penting dan esensial. Tahap ini bertujuan untuk:
  • Mengembalikan kondisi tubuh setelah berlatih dengan melakukan serangkaian gerak berupa stretching dan aerobic ringan misalnya jalan di tempat atau jogging ringan. Tahapan ini ditandai dengan menurunnya frekwensi detak jantung, menurunnya suhu tubuh dan semakin berkurangnya keringat,
  • Mengembalikan darah ke jantung untuk reoksigenasi, sehingga mencegah genangan darah diotot kaki dan tangan. Lama tahapan ini kira-kira 5 menit sampai 10 menit.

Read-One

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.