Kursus Renang Bandung | Bandung International Swimming School

Kursus Renang Bandung International Swimming School menyelenggarakan kursus, les, konsultasi, peralatan, dan pelatihan renang

Biomekanika Renang Gaya Apung


Biomekanika Renang Gaya Apung--Di dalam olahraga renang tubuh dituntut untuk senantiasa mengapung. Untuk memepertahankan daya apung dalam air, seseorang perlu memperhatikan hukum Archimedes, yang berbunyi ”Bila sebuah benda dimasukkan dalam zat cair, benda akan mendapatkan tekanan ke atas yang besarnya sama dengan berat air yang dipindahkan oleh benda tersebut.” Berdasarkan hukum di atas, maka seseorang yang berenang di air akan mengalami tubuh pada keadaan mengapung, melayang, dan tenggelam.
”Berat jenis (gravitasi khusus) suatu benda adalah perbandingan antara gaya berat dan gaya apung dari benda tersebut” (Imam, 1998: 116)
Bila gaya berat dan gaya apung sama besar, maka:

Titik berat adalah titik dimana gaya berat benda atau anggota tubuh itu bekerja. Dapat juga dikatakan bahwa titik berat adalah titik yang mewakili berat dari benda atau tubuh.
Posisi tubuh pada keadaan mengapung, apabila berat jenis tubuh seseorang < 1, artinya gaya berat tubuh lebih kecil dari gaya apung. Tubuh melayang, apabila berat jenis seseorang = 1, artinya gaya berat dan gaya apung sama seimbang. Dan apabila tubuh pada keadaan tenggelam apabila berat jenis > 1, artinya gaya berat lebih besar dari gaya apung.
Ada tiga tipe bentuk tubuh seseorang yang berpengaruh pada keadaan tubuhnya di dalam air, yaitu endomorph, mesomorph, dan ectomorph. Karakteristik orang memiliki tubuh endomorph yaitu: pendek, gemuk, dan bulat. Sedangkan ciri-ciri orang yang memiliki tubuh mesomorph, yaitu atletis, otot-otot bahu kuat, dan bedada bidang. Kemudian seseorang yang memiliki tubuh ectomorph memiliki tubuh tinggi, ramping, dan berotot kecil.
Selain berdasarkan tipe tubuh seseorang kemampuan seseorang dapat mengapung, melayang, dan tenggelam, dapat ditentukan juga berdasarkan letak titik berat dan titik apung. Seseorang yang mengatur posisi tubuhnya sehingga titik berat dan titik apung sama atau sejajar ditambah dengan tubuh rileks, berani, dapat menjaga keseimbangan, orang tersebut akan dapat terapung di permukaan. Berbeda dengan seseorang ketika melakukan tidur telungkup atau telentang di permukaan air sehingga titik berat berada di bawah titik apung, orang tersebut kakinya cenderung turun ke bawah akan melayang dan lama kelamaan akan tenggelam. Dan apabila titik berat berada di atas titik apung, orang tersebut cenderung kepalanya akan turun ke bawah sehingga lama kelamaan seluruh tubuhnya akan melayang lalu tenggelam.
Biomekanika Renang Gaya Apung Biomekanika Renang Gaya Apung Reviewed by Bandung International Swimming School on 09.40 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.